Polresta Sidoarjo Raih...

Polresta Sidoarjo Raih Predikat A dari Ombudsman: Tonggak Baru Pelayanan Publik Berintegritas

Ukuran Teks:

LiputanBola.com, Sidoarjo – Polresta Sidoarjo baru saja mengukir prestasi gemilang dalam penilaian kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Satuan kepolisian di wilayah Jawa Timur ini berhasil meraih skor impresif 89,36, menempatkannya dalam kategori ‘Sangat Baik’ atau predikat A. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga menegaskan posisi Polresta Sidoarjo sebagai salah satu institusi kepolisian dengan standar pelayanan terbaik di seluruh Jawa Timur.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Timur, Triyoga Muhtar Habibi, dalam sebuah acara resmi. Simbolisasi pengakuan atas kinerja unggul ini diterima oleh Karo Rena Polda Jawa Timur, Kombes Harries Budiharto, bersama dengan Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik. Momen bersejarah tersebut berlangsung di Ruang Biro Rena Polda Jawa Timur, pada Selasa, 7 April 2026, menandai komitmen serius terhadap peningkatan kualitas layanan publik.

Ombudsman Republik Indonesia memiliki peran krusial sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pelayanan publik. Penilaian yang mereka lakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari standar pelayanan, kompetensi petugas, hingga pengelolaan pengaduan masyarakat. Tujuan utamanya adalah mencegah terjadinya maladministrasi dan memastikan bahwa setiap warga negara menerima pelayanan yang transparan, cepat, dan akuntabel.

Kombes Harries Budiharto, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya penilaian semacam ini. Menurutnya, evaluasi objektif dari Ombudsman bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah instrumen pengawasan yang efektif. Ini juga merupakan upaya preventif yang signifikan untuk menghindarkan praktik-praktik maladministrasi yang dapat merugikan masyarakat dan integritas institusi.

Lebih lanjut, Kombes Harries menjelaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memastikan seluruh unit pelayanan publik, termasuk kepolisian, beroperasi sesuai standar yang ditetapkan. Dengan demikian, kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat terjamin secara konsisten. Pengawasan ketat ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, menyambut hasil penilaian ini dengan penuh rasa syukur dan bangga. Ia mengungkapkan apresiasinya yang mendalam kepada seluruh jajaran personel Polresta Sidoarjo. Dedikasi dan kerja keras merekalah yang menjadi tulang punggung keberhasilan Polresta Sidoarjo dalam mencapai predikat "A" dari Ombudsman.

Kombes Christian menjelaskan bahwa perolehan nilai 89,36 ini merupakan representasi nyata dari komitmen Polresta Sidoarjo dalam mengimplementasikan arahan pimpinan. Baik dari Kapolri maupun Kapolda Jawa Timur, instruksi untuk senantiasa memberikan pelayanan publik terbaik selalu menjadi prioritas utama. Pencapaian ini membuktikan bahwa arahan tersebut tidak hanya menjadi wacana, melainkan telah diterjemahkan menjadi tindakan konkret di lapangan.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa partisipasi aktif dari seluruh personel. Mulai dari petugas di garis depan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, hingga staf pendukung di balik layar, setiap individu memiliki peran penting. Kerja sama tim yang solid dan semangat melayani menjadi kunci utama dalam mencapai standar kualitas pelayanan yang tinggi.

Selain itu, Kapolresta Christian Tobing juga secara khusus mengapresiasi dukungan dan pengawasan yang diberikan oleh warga Sidoarjo. Keterlibatan masyarakat melalui masukan, kritik, dan laporan menjadi cermin bagi kepolisian untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas. Interaksi positif antara polisi dan masyarakat ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan pelayanan publik.

Menurut Kombes Christian, skor tinggi ini adalah bukti tak terbantahkan dari komitmen Polresta Sidoarjo terhadap reformasi birokrasi. Mereka bertekad mewujudkan sistem yang transparan, cepat, dan akuntabel dalam setiap aspek pelayanan. Inisiatif ini selaras dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan birokrasi yang efisien dan responsif.

Meskipun demikian, Christian Tobing menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan. Ia menyatakan bahwa Polresta Sidoarjo tidak akan berpuas diri dengan predikat yang telah diraih. Sebaliknya, penghargaan ini dipandang sebagai sebuah standar baru yang harus terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

"Penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan standar baru dan pelecut semangat bagi kami," ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan mentalitas perbaikan berkelanjutan yang dipegang teguh oleh Polresta Sidoarjo. Mereka memahami bahwa ekspektasi publik akan terus berkembang, sehingga inovasi dan adaptasi menjadi keharusan.

Ke depan, Kombes Christian berjanji akan terus memastikan bahwa setiap keluhan atau masukan dari warga Sidoarjo tertangani dengan baik dan tuntas. Sistem pengelolaan pengaduan akan diperkuat, dengan prosedur yang lebih sederhana dan respons waktu yang lebih cepat. Hal ini bertujuan agar tidak ada satu pun warga yang merasa tidak didengar atau tidak terlayani dengan optimal.

Peningkatan pelayanan ini juga sejalan dengan program "Presisi" yang dicanangkan oleh Polri. Konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) menjadi panduan bagi Polresta Sidoarjo untuk terus mengoptimalkan kinerjanya. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan tidak hanya efisien, tetapi juga humanis dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Senada dengan Kapolresta, Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik, turut menyampaikan apresiasi atas penilaian objektif dari Ombudsman. Ia mengakui bahwa evaluasi independen semacam ini sangat penting untuk memotret kondisi riil pelayanan di lapangan. Hasilnya menjadi pijakan berharga untuk mengidentifikasi area-area yang masih memerlukan perbaikan.

AKBP Zainur Rofik menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran Polresta Sidoarjo untuk terus berbenah dan meningkatkan kapabilitas. "Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. Semangat ini akan diterjemahkan melalui berbagai program pelatihan, peningkatan infrastruktur, dan inovasi dalam metode pelayanan.

Keberhasilan Polresta Sidoarjo meraih predikat A dari Ombudsman RI ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan kepolisian lainnya. Ini membuktikan bahwa dengan komitmen kuat, kerja keras, dan dukungan masyarakat, transformasi menuju pelayanan publik yang prima bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realita yang dapat dicapai.

Sumber: news.detik.com

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan